Jasa Event Organizer Senen Pengertian Event Organizer (EO – Kepanitiaan)

Event Organizer (EO) merupakan istilah asing yang biasa kita pakai untuk menggatikan istilah kepanitiaan atau penyelenggara acara. Menurut kata penyusunnya, event organizer terdiri dari kata event yang berarti suatu kegiatan atau acara dan organizer yang berarti pengorganisasi atau pengelola. Dalam bahasa yang sederhana organisasi sendiri dapat dikatakan sebagai wadah tempat berinteraksinya orang-orang untuk melakukan sesuatu demi mencapai tujuan bersama. Dalam konteks EO tujuan yang dimaksud adalah tercapainya penyelenggarakan acara tertentu dengan sukses sesuai yang telah direncanakan sebelumnya.

Berdasarkan pengertian-pengertian yang dipaparkan oleh beberapa ahli dalam bidang organisasi dan manajemen, organisasi disimpulkan sebagai sebuah wadah tempat berkumpulnya orang-orang sebagai anggota organisasi tersebut, saling berinteraksi, memiliki kepentingan dan tujuan yang sama, dengan tugas pokok, fungsi, peran, dan tanggung jawab yang jelas, yang mematuhi segala aturan dan mengikuti tata cara dan prosedur yang berlaku, dan menerima, memahami, dan melaksanakan nilai-nilai/norma-norma/tradisi bersama secara konsisten, untuk pemecahan permasalahan dan pencapaian tujuan organisasi.

Sebagai pengelola suatu kegiatan, EO bertujuan agar kegiatan yang diselenggarakan dapat membawa manfaat serta keuntungan bagi pihak-pihak yang terlibat, baik bagi peserta, pembicara dan undangan yang hadir, donatur dan sponsor, maupun bagi penyelenggara sendiri. Keuntungan yang dimaksud tidak semua bersifat material, namun juga bisa bersifat non-material. Contohnya saja untuk kegiatan dengan tajuk “Mahasiswa Turun Desa”. Kegiatan seperti ini tujuannya adalah pengabdian Jasa Event Organizer Jakarta Pusat mahasiswa kepada masyarakat, tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini lebih kepada upaya berbagi wawasan dari mahasiswa ke masyarakat dan dari masyarakat ke mahasiswa. Untuk sponsor dan donatur yang terlibat, umumnya juga merupakan bagian dari CSR (Corporate Social Responsibility) yang memang bergerak di bidang sosial.

Menjadi penyelenggara atau pengelola dari sebuah kegiatan, kadang menempatkan diri kita pada posisi dimana kita harus menyelenggarakan kegiatan sesuai dengan permintaan dari organisasi yang yang mewadahi kita. Seperti contoh, sebuah kepanitiaan penyambuatan mahasiswa baru merupakan kepanitiaan yang ada di bawah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di level KM. Sehingga dalam mengelola kegiatan tersebut, biasanya ada beberapa targetan termasuk konsep acara yang sudah ditentukan oleh pengurus BEM KM tersebut. Dalam hal ini kemampuan kita dalam membuat suatu kegiatan akan tergantung dari kekuatan seni dan kreasi kita untuk mengadakan kegiatan yang “wah” namun tetap sesuai dengan permintaan dan konsep awal organisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *