Lima Rekomendasi Wisata Di Banyuwangi Selain Kaldera Ijen

Taman Wisata Alam (TWA) Ijen adalah loka wisata unggulan bagi wisatawan yg tiba ke Kabupaten Banyuwangi. Meski yang terbaru klaim kepemilikan Ijen antara Banyuwangi & Bondowoso sempat memanas, hal itu tak menyurutkan tren kedatangan wisatawan untuk singgah ke Bumi Blambangan. Bagi Anda yg suatu ketika berkesempatan mampir pada Banyuwangi, Kawah Ijen tentu jadi pilihan buat masuk daftar kunjungan Anda.

Namun percayalah, Banyuwangi yang luasnya melebihi Pulau Dewata Bali tidak melulu soal Ijen saja. Beragam destinasi wisata alam sampai buatan mulai dari pantai, pegunungan sampai arum jeram tersedia di kabupaten paling ujung di timur Pulau Jawa ini. Mari kita coba jajak potensi loka wisata pada Banyuwangi yg sanggup Anda kunjungi.#1 Wisata gunung selain Ijen

Banyuwangi yang mempunyai luas lima.782,50 kilometer persegi menyimpan potensi kekayaan alam yang sanggup dikunjungi utamanya pegunungan. Selain Ijen, para wisatawan yang sukajalur ketinggian sanggup mencoba pergi ke Gunung Raung. Di Pulau Jawa, Gunung ini termasuk gunung menggunakan zenit tertinggi kedua sehabis Semeru. Meskipun begitu, gunung dengan ketinggian zenit 3.334 mdpl tadi masih termasuk dalam kompleks Pegunungan Ijen.

Selain Raung, Gunung Ranti pula bisa jadi cara lainpilihan pendakian jika tetap bersikukuh buat menentukan gunung sebagai loka healing. Terletak di Dusun Kebundadap, Desa Taman Sari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, tempat pendakian ini tidak begitu jauh dari Jalur Paltuding Ijen Banyuwangi. Memiliki ketinggian dua.601 mdpl, tentunya jalur ini akan memanjakan lutut Anda buat permanen kontinu bekerja.

Bicara soal gunung di Banyuwangi, terdapat juga Gunung Srawet di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi yang bisa jadi jujugan buat pendakian. Meski jalurnya tidak seekstrem 2 gunung di awal, pengalaman pendakian di sini bakal memberikan sensasi kejut dalam lutut hingga terasa senut-senut.

Jika ketiga gunung di atas terlalu menantang, Anda mampu datang ke Gunung Gumitir saja. Untuk menghemat tenaga waktu pulang mengarah ke Jember, gunung ini sanggup dilewati dengan tunggangan apa pun karena tersedia jalur poros penghubung Banyuwangi dan Jember.#dua Wisata pantai selain Pulau Merah

Garis pantai pada Banyuwangi adalah yang terpanjang pada Pulau Jawa. Sebab, diakui atau nir, selain mempunyai pantai selatan dan pantai utara, Banyuwangi punya apal batas antara Bali yg jua menyuguhkan keindahan Selat Bali. Mulai menurut pantai berpasir hitam legam, pantai berpasir putih permadani, sampai yg bertebing tinggi tersedia pada sini.Pantai Pulau Merah di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi (Shutterstock.com)

Jika Anda mengarah ke Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Anda akan menemui Pantai Mustika, Pantai Lampon, Pantai Parang Kursi, Pantai Wedi Ireng, Pantai Batu Banyuwangi, Pantai Rajegwesi, Pantai Teluk Ijo, dan Pantai Sukomade. Khusus Pantai Sukomade, pada sana Anda akan menemukan loka penakaran penyu laut.

Lalu menuju ke Kecamatan Tegalidlimo, terdapat beragam gugus pantai yg masuk ke daerah Taman Nasional Alas Purwo. Sebut saja Pantai Pantai Ngagelan, Pantai Perpat, Pantai Trianggulasi, Pantai Plengkung, Pantai Parang Ireng, & Pantai Payaman. Sementara arah menuju ke Kota Banyuwangi terdapat Pantai Sobo Banyuwangi, Pantai Pulau Santen, Pantai Syariah, dan Pantai Boom. Jadi, kiranya butuh ketika tujuh hari buat mampu berkeliling ke semua pantai yang ada pada Banyuwangi bila Anda menentukan berjalan kaki.#3 Wisata air segar

Wisata air pada Banyuwangi banyak macamnya. Jika Anda ingin merasakan sensasi luar biasa air di Bumi Blambangan, tidak ada salahnya mampir ke Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Wisata alam misalnya Air Terjun Telunjuk Raung, Air Terjun Lieder, Air Terjun Pelangi Arum, Air Terjun Kembar Arum, dan Air Terjun Caruk akan memanjakan kesegaran mata air menurut pegunungan.

Belum lagi wisata air protesis macam wisata rafting pada sepanjang aliran Sungai Badeng yg akan menambah pengalaman Anda. Tidak hanya Kecamatan Songgon, Anda jua bisa menuju ke Kecamatan Kalibaru buat menikmati Air Terjun Tirto Kemanten, Air Terjun Setaman, & Banyu Bening. Beragam wisata air yang terdapat tersebut pastinya bakal memanjakan Anda waktu berkunjung ke Banyuwangi. Saran gw, tiba lebih pagi buat mampu mendapatkan pemandangan yg menyentuh hati.#4 Wisata perkebunan

Menjadi keliru satu daerah peninggalan Hindia Belanda, tentu menciptakan Banyuwangi memiliki ragam perkebunan yg sanggup sebagai jujugan wisatawan. Hampir tiap kecamatan dengan basis daerah terluas pada Banyuwangi memiliki perkebunan yg bisa dikunjungi.

Pertama, ada Perkebunan Kendenglembu pada Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi yg memiliki sentra kebun kakao yang mampu dikunjungi wisatawan. Di sana terdapat tempat wisata Kampung Kakao yang menyediakan beragam olahan cokelat yg mampu dijadikan oleh-sang selesainya pergi dari Banyuwangi.Cokelat mampu dijadikan oleh-oleh berdasarkan Banyuwangi (Unsplash.com)

Lalu selanjutnya di Kecamatan Kalibaru, Perkebunan Malangsari sanggup loka wisata para penikmat kopi. Terletak di Dusun Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru, sejak ratusan tahun loka ini populer sebagai penghasi kopi lanang, robusta terbaik di kelasnya.

Bergeser ke utara Kecamatan Songgon ada Perkebunan Bumisari yang terkenal menjadi pembuat cengkeh terbaik. Perkebunan ini dulunya adalah kebun karet, namun seiring perkembangan industri kretek Indonesia di tahun 1970-an, upaya penanaman cengkeh dilakukan. Hingga akhirnya beberapa pabrik olahan daun dan bunga cengkeh berdiri di sana. Anda sanggup tiba kemari apabila ingin menikmati sensasi aroma atsiri setiap penyulingan daun cengkeh dilakukan.#lima Wisata bangunan tua

Bicara soal bangunan tua, sepertinya Banyuwangi jadi nirwana bagi para anggota komunitas fotografi. Di Kota Banyuwangi ada tiga bangunan tua bekas bioskop yang masih berdiri sejak tahun1960-an hingga sekarang. Sebut saja Bioskop Srikandi (Sampoerna), Bioskop Suazana, dan Bioskop Irama sudah usang menjadi saksi dalam bepergian dunia perfilman Indonesia di Banyuwangi.Ada beberapa bekas bangunan bioskop pada Banyuwangi yang jadi spot anggun buat berfoto (Unsplash.com)

Bergeser ke Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, ada bekas bangunan Bioskop Sylva yg pada medio 1950 jadi ikon tempat kumpulnya anak muda. Hingga saat ini, bangunan tua Bioskop Sylva tersebut tetap jadi loka berkumpul para anak muda pemburu fotografi. Selain bangunan-bangunan tua bioskop, terdapat pula bangunan tua bekas pabrik kopra yang sempat dipakai buat loka syuting film Perempuan ijen crater tour Tanah Jahanam garapan sutradara Joko Anwar di tahun 2019.

Bangunan bekas pabrik ini terletak pada Desa Lemahbangdewo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Bangunan ini memiliki tampilan yang sangat angker menggunakan deretan pohon yg akar-akarnya menjalar ke dinding tempat tinggal. Selain itu, catnya yang kusam pula semakin menyebutkan jikalau loka ini sudah usang tak terurus, sehingga dianjurkan buat dikunjungi Anda yg senang dengan suasana wingit bangunan tua menggunakan paket keangkerannya.

Itulah 5 loka wisata alternatif yang mampu Anda kunjungi saat mampir ke Banyuwangi. Ingat, Banyuwangi nggak melulu soal santet saja, saat ini Banyuwangi jadi Kota Sunrise pula, lho. Kapan mampir kemari?

Penulis: Fareh Hariyanto Editor: Intan EkapratiwiTerminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) buat mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara berdikari lewat cara ini ya.Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok pada sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2022 sang Intan Ekapratiwi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *