Menjadi partai politik yang kuat dan berpengaruh bukan sekadar soal slogan atau janji, tetapi tentang membangun fondasi organisasi yang kokoh hingga ke tingkat akar rumput. Partai Gerakan Rakyat membuktikan komitmen ini melalui pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di delapan kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. Langkah strategis ini merupakan bagian dari konsolidasi menyeluruh untuk memastikan kesiapan menghadapi Pemilu 2029 dengan struktur yang terencana, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Rakyat Nusa Tenggara Barat di Sekretariat DPD PGR Lombok Tengah, Dusun Gabak, Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat. Acara ini bukan sekadar seremoni formalitas, tetapi momen penting untuk menegaskan arah perjuangan partai dan memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan. Struktur organisasi yang kokoh di level lokal menjadi kunci agar setiap program kerja dapat tersampaikan dengan efektif dan aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik.
Delapan DPC yang dikukuhkan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama organisasi. Mereka bertanggung jawab mengkoordinasikan kader, mengelola program partai, serta memastikan kehadiran partai terasa di tengah masyarakat. Dalam dinamika politik yang semakin kompetitif, keberadaan DPC aktif di tingkat kecamatan akan mempermudah partai membangun basis dukungan yang kuat, sekaligus menyiapkan mesin politik untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2029.
Acara pengukuhan juga dihadiri berbagai tokoh masyarakat dan figur berpengaruh. Kehadiran Lalu Ranggalawe dan Miq Geboh menjadi simbol dukungan moral terhadap proses konsolidasi yang tengah berjalan. Partisipasi mereka menegaskan bahwa penguatan struktur partai tidak hanya menjadi kepentingan internal, tetapi juga mendapat perhatian luas dari masyarakat dan berbagai elemen politik di daerah.
Secara formal, pengukuhan ini memiliki dasar hukum yang jelas melalui Surat Keputusan DPW PGR NTB Nomor: A25/52/keputusan/DPWGR/KAS/I/2026, yang ditetapkan di Mataram pada 20 Januari 2026 dan ditandatangani oleh Ketua DPW, Lalu M. Patawari. Legalitas ini memastikan bahwa setiap pengurus memiliki legitimasi sah untuk menjalankan roda organisasi. Dengan landasan hukum yang kuat, setiap keputusan dan langkah strategis partai memiliki dasar yang jelas dan kredibel.
Sekretaris DPW NTB, M. Jaelani, menegaskan bahwa pembentukan delapan DPC ini telah disesuaikan dengan kebutuhan verifikasi sebagai partai peserta Pemilu 2029. Strategi ini menunjukkan bahwa partai bergerak dengan pendekatan realistis dan terencana, memastikan semua persyaratan administratif terpenuhi sebelum memperluas struktur ke seluruh kecamatan di Lombok Tengah.
Struktur kepengurusan yang dibentuk juga dirancang efisien. Dengan komposisi inti seperti ketua, sekretaris, bendahara, serta beberapa wakil, koordinasi internal dapat berjalan cepat dan efektif. Model ini memungkinkan pengambilan keputusan lebih terarah dan pembagian tugas lebih proporsional, sehingga setiap DPC mampu bekerja secara kolektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Delapan kecamatan yang kini memiliki kepengurusan aktif meliputi Janapria, Kopang, Praya Barat Daya, Praya Barat, Praya Timur, Praya, Pujut, dan Batukliang. Kehadiran DPC di wilayah-wilayah tersebut menjadi fondasi awal sebelum struktur diperluas secara menyeluruh. Strategi bertahap ini menegaskan pendekatan partai yang realistis: memperkuat kualitas pengurus sebelum memperluas jangkauan, sehingga organisasi siap menghadapi dinamika politik dengan lebih matang.
Secara nasional, Partai Gerakan Rakyat telah membentuk kepengurusan DPW di seluruh provinsi, dan di NTB, struktur DPD telah rampung di 10 kabupaten/kota. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan di Lombok Tengah bukan langkah parsial, melainkan bagian dari konsolidasi nasional yang terintegrasi. Sinergi dari pusat hingga daerah akan menjadi kekuatan utama partai untuk menghadapi Pemilu 2029.
Pengukuhan DPC ini juga menyampaikan pesan moral yang jelas: kemenangan politik tidak muncul secara instan. Ia lahir dari kerja keras, konsistensi, dan organisasi yang terstruktur. Dengan membangun fondasi yang kuat sejak sekarang, partai menyiapkan diri menjadi kekuatan politik yang kredibel, adaptif, dan berpihak pada aspirasi masyarakat.
Kini fondasi telah diletakkan. Struktur telah dikukuhkan. Dukungan dari masyarakat dan tokoh lokal terus menguat. Dengan konsolidasi menyeluruh hingga akar rumput, Partai Gerakan Rakyat Lombok Tengah menatap Pemilu 2029 dengan keyakinan tinggi, siap hadir bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai kekuatan politik yang terorganisir, profesional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.